Agung Sedayu Serahkan Hadiah Rumah Peraih Emas Olympic

 Agung Sedayu Serahkan Hadiah Rumah Peraih Emas Olympic

Penyerahan hadiah rumah secara simbolis. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, WartaGriya.Com – Pengembang properti Agung Sedayu Group menyerahkan hadiah bagi peraih emas pada pesta olahraga Olympic patut mendapat aprisiasi. Pengembang Agung Sedayu Group dan Salim Group,  developer kota baru PIK 2, yang memberikan hadiah rumah kepada peraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020 Gresia Polii dan Apriyani Rahayu, serta pelatih Eng Hian.  

Rumah yang diserahkan kepada pasangan pebulutangkis itu berada di Klaster Pasir Putih Residences. Bangunannya rumah dua lantai dengan kaveling 6×15 m  menghadap ke danau yang ada bangunan clubhouse di tengah-tengahnya. Hadiah rumah peraih emas olimpic tersebut masing-masing seharga Rp3,55 miliar.

Sementara hadiah rumah untuk pelatih berlokasi di Klaster California PIK2 dengan kaveling berukuran 4,5×10 m seharga Rp1,3 miliar. PIK2 merupakan proyek towsnhip seluas 2.650 ha di pesisir utara Kabupaten Tangerang-Banten yang dapat diakses melalui proyek developer yang sama sebelumnya, yaitu PIK 1 (800 ha) di pantai utara DKI Jakarta.

Direktur Utama PIK2 Nono Sampono mengatakan, pemberian rumah senilai Rp8,4 miliar ini merupakan apresiasi dan penghargaan kepada insan-insan yang telah mengharumkan nama bangsa di pentas global khususnya kepada dua orang Srikandi Indonesia dan Eng Hian yang telah melatih kedua atlet ini. 

“Apresiasi dan penghargaan ini juga kami berikan sekaligus untuk perayaan 76 Tahun Indonesia Merdeka sehingga bisa terus meningkatkan semangat kita semua untuk memberikan yang terbaik bagi bangsa ini seperti insan-insan yang telah mengharumkan nama bangsa di bidang olahraga,” ujarnya saat memberikan hadiah rumah di PIK2 akhir pekan lalu.

Turut hadir dalam acara penyerahan yaitu Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali, Sekda Kabupaten Tangerang Moch. Maesyal Rasyid, Kajati Banten Reda Manthovani, Pangdam Jaya Mayjen TNI Mulyo Aji, hingga Ketua Umum PBSI Agung Firman Sampurna. 

Nono juga memaparkan berbagai kelebihan lokasi klaster maupun kawasan perumahan yang menjadi hadiah untuk para pemenang. Pasir Putih merupakan klaster perumahan seluas 150 ha dengan area danau seluas 16,5 ha dengan hamparan pasir putif di tepi danaunya. Danaunya juga memiliki taman cantik, gazebo, deck, waterplay, jogging track, club house, dan sebagainya.

Sedangkan Cluster California merupakan lokasi hunian baru yang terkenal di kalangan milenial. Rencananaya lokasi klaster ini juga akan dilengkapi dengan TownHub yang merupakan kombinasi antara mal, supermarket, pasar bersih, sport club, dan sebagainya. Nantinya fasilitas ini bisa dicapai dengan berjalan kaki dari kawasan perumahan. TownHub ini ditargetkan beroperasi bulan September 2022.

Nono juga menyebut akan membangun PB PIK2 untuk mendukung program PBSI mencetak bibit-bibit unggul dan calon juara yang akan mengharumkan nama bangsa. Rencananya akan dibangun pusat pelatihan bulutangkis dengan 20 lapangan yang dilengkapi dengan tribun penonton yang bisa digunakan untuk kompetisi nasional maupun internasional. Salah satu yang akan menjadi pelatih di PB PIK2 ini adalah Eng Hian.

“Pusat olahraga yang kami bangun ini juga akan menjadi rumah bagi PB PIK2 yang akan dilengkapi dengan kolam renang, lapangan tenis, basket, dan futsal untuk memenuhi kebutuhan para atlet dan masyarakat lainnnya. Lokasinya akan berada di tepi danau dan berseberangan dengan TownHub. Diharapkan konsep ini akan memberikan manfaat yang besar khususnya bagi kesehatan masyarakat dan kemajuan prestasi olahraga Indonesia,” pungkas Nono.

Related post

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *