Berjuang Punya Rumah, Kisah Wito Penyandang Disabilitas

 Berjuang Punya Rumah, Kisah Wito Penyandang Disabilitas

Wito seorang penyandang disabilitas harus bekerja keras untuk mewujudkan impiannya punya rumah sendiri. (Foto: WG)

NGAWI, WartaGriya.Com – Tekatnya sudah bulat, kendati sebagai penyandang disabilitas tak membuatnya patah arang dan terus bekerja keras untuk mewujudkan perjuangannya bisa punya rumah sendiri.

Inilah kisah Wito, seorang penyandang disabilitas fisik pada kakinya tidak bisa jalan secara sempurna akibat polio.

Pria asal Desa Majasem, Kecamatan Kendal, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur tersebut melakoni kehidupannya seperti orang lain yang memiliki fisik normal.

“Saya kerja apa saja yang penting halal, dan tidak menjadikan beban bagi orang lain,” ungkap Wito kepada WartaGriya.Com, saat ditemui di Dusun Pentuk, Desa Majasem, Senin (8/2/2021).

Wito mengaku telah mendapat beragam pengalaman hidup, kendati pernah hampir menyerah karena tidak percaya diri sebagai penyandang disabilitas.

“Dulu saya pernah berpikir ingin mengakhiri hidup dengan kondisi begini. Tapi setelah banyak support dari orang dekat, akhirnya saya bangkit lagi,” ujarnya.

Selain tak pernah mengenyam bangku sekolah, Wito terus berupaya tetap bertahan hidup agar bisa membantu kedua orang tuanya yang hidup dengan kondisi ekonomi pas-pasan.

“Saya kerja serabutan yang bisa dilakoni, mulai jadi tukang urut, jualan, bahkan sampai jadi kuli bangunan angkuti pasir,” kisah Wito dengan mata berkaca-kaca.

Tak berhenti disitu, dibalik semangatnya itu ternyata Wito memiliki keinginan punya rumah sendiri.

“Yah walaupun kondisi saya begini, tapi paling tidak saya bisa nabung untuk nyicil beli bata merah buat rumah. Itu mas, yang jadi cita-cita saya pengen punya rumah,” ungkapnya.

Dalam hal ini, Wito berharap ada donator atau dermawan yang dapat membantu mewujudkan cita-citanya bisa punya rumah sendiri. “Ini tanahnya saya sudah ada, tinggal nyicil beli material bangunan,” pungkas Wito.

Putri Pratiwi K

http://wartagriya.com

Related post

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *