Butuh Proses, Saat Pasangan Muda Pindah ke Hunian Baru

 Butuh Proses, Saat Pasangan Muda Pindah ke Hunian Baru

Ilustrasi. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, WartaGriya.Com – Dibutuhkan proses dan pikiran matang, saat pasangan muda ingin pindah ke hunian yang baru. Menurut Desainer Alvin Tjitrowirjo, karena hunian kini menjadi ekspresi penghuninya dan sangat dipengaruhi oleh preferensi pribadi.

Hunian yang memiliki nilai emosional dan personal, lebih dari sekadar bata dan semen. “Bukan sekadar bangunan yang terdiri dari bata dan semen, hunian juga merupakan cerminan pribadi tentang siapa diri kita dan apa yang kita impikan,” kata pendiri alvinT Studio (Jakarta) yang memproduksi produk interior dan furnitur itu.

Berpartisipasi untuk pertama kalinya di Bridestory Market 2018 yang digelar akhir Juli lalu di ICE BSD City Serpong, Tangerang Selatan (Banten), sebuah pameran yang menggabungkan produk dan vendor untuk perkawinan serta perabot rumah tangga, Alvin digandeng produsen cat premium Dulux untuk menciptakan sebuah interpretasi kontemporer tentang hunian untuk generasi muda.

Alvin dianggap mampu menampilkan tren saat ini dengan sempurna dan menerjemahkannya ke dalam sebuah ruang yang menarik secara visual dan instagrammable.

“Kami berharap instalasi ini mampu menginspirasi para pengantin baru untuk menciptakan personalisasi ruang di dalam rumah mereka,” ujar Anastasia Tirtabudi, Head of Brand & Consumer Marketing PT ICI Paints Indonesia (AkzoNobel Decorative Paints Indonesia), produsen Dulux.

Alvin menerjemahkan kebutuhan inti dari sebuah hunian modern dewasa ini pada tiga kegiatan utama: tidur, bekerja, dan makan. Sering kali orang melakukan dua kegiatan, misalnya bekerja dan makan, dalam satu ruang yang sama.

Sebuah ruang terbuka yang besar untuk menggabungkan ketiga kegiatan utama tersebut menjadi pilihan konsep hunian.

Didukung dengan lengkungan (arches) dan langit-langit semi terbuka (semi-open ceiling), desain hunian ini secara keseluruhan mengungkapkan rasa keterbukaan melalui denah yang terbuka.

Furnitur diatur memenuhi fungsi ruang dengan garis-garis dinamis. Ada daerah luar atau teras hunian yang diisi beragam perabotan modern dari bahan rotan yang menjadi ciri khas Alvin dan beberapa koleksi dari gerai furnitur Vivere.

Teras dipercantik lagi dengan jajaran pot tanaman hijau, serta menara tanaman (plant tower) berupa elemen dekoratif dari bahan kertas berwarna yang menghias tiang-tiang sekeliling. “Kami ingin menyediakan ruang agar orang dapat terinspirasi dan terdorong bermimpi tentang rumah mereka di masa depan, serta tergoda mengeluarkan kreativitas berdasarkan kepribadian masing-masing,” imbuh Alvin.

Untuk menciptakan kesan personal yang mendalam, pilihan warna nude pink yang segar dan menenangkan diaplikasikan di seluruh ruangan inti. Tidak hanya tampil polos, aplikasi cat Dulux Ambiance Special Effect dalam instalasi ini memberikan tekstur unik pada dinding. Fitur tekstur terdiri dari ColourMotion, Marble, dan Velvet yang memiliki efek visual yang berbeda-beda tergantung aplikasi.

Dulux melakukan riset, 93 persen konsumen di Indonesia sangat mementingkan hunian yang dapat mencerminkan kepribadian mereka. Salah satunya melalui warna cat. “Mendekorasi interior rumah merupakan sebuah hal yang menyenangkan. Semua orang bebas berimajinasi, bereksplorasi, dan bereksperimen setiap saat,” jelas Anastasia.

Putri Pratiwi K

http://wartagriya.com

Related post

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *