FHEB Undhari Gelar Kuliah Umum Bersama Akademisi FE Unand

 FHEB Undhari Gelar Kuliah Umum Bersama Akademisi FE Unand

DHAMASRAYA, WartaGriya.Com – Fakultas Hukum dan Ekonomi Bisnis (FHEB) Universitas Dharmas Indonesia (UNDHARI) melaksanakan kuliah umum dengan tema Transformasi Kebijakan Ekonomi di Era Industri 4.0, yang digelar di Auditorium Dara Jingga Kampus Undhari, Jumat (23/9/2022).

Kulliah umum kali ini dilaksanakan secara kombinasi atau campuran (Hybrid) melalui aplikasi zoom meeting dan tatap muka (Luring) dengan mendatangkan dosen Fakultas Ekonomi Universitas Andalas (UNAND) Padang Dr. (Kand) Syaiful Anwar, S.E.,M.Si.

Pada sambutannya Dekan FHEB Undhari Dr. (Kand) Yesi Gusteti, S.E.,M.Si. menyampaikan kegiatan kuliah umum rutin digelar di FHEB, semoga dapat memotivasi dan mencerahkan mahasiswa, baik tentang akademik dan perkuliahan, maupun tentang dunia kerja dan industri.

“Alhamdulillah kuliah umum kali ini dapat diisi oleh akademisi FE Unand dan merupakan merupakan dosen penerima anugerah Universitas Andalas tahun 2020 kategori terproduktif publikasi media massa, terima kasih pak Syaiful Anwar telah berkenan memotivasi mahasiswa kami,” ungkap Yesi.

Sementara itu, Kegiatan dibuka oleh Rektor Undhari, yang diwakili oleh Wakil Rektor III Undhari Bidang Kemahasiswaan Alumni Kerjasama dan Humas Dr. Amar Salahuddin, M.Pd., Amar menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan kuliah umum yang digelar FHEB.

“Kuliah umum FHEB sangat menarik, membahas tentang transformasi kebijakan ekonomi di era industri 4.0, semoga mahasiswa kita tercerahkan dari paparan narasumber dan memotivasi mahasiswa kita dan harapan kita tentunya, lulusan Undhari khususnya FHEB, mampu dan siap berkompetisi di dunia kerja, usaha, dan industri,” harap Amar.

Selanjutnya pada paparan kuliah umum Syaiful Anwar menyampaikan selain tantangan ekonomi saat ini juga terdapat tantangan industri 4.0 yang menuntut transformasi ekonomi secara komprehensif.

Sebagai langkah pertama penting memanfaatkan dan mengoptimalkan momentum revolusi industri 4.0 untuk menarik industri yang masih menggunakan teknologi 1.0, 2.0, dan 3.0 agar lebih efisien dan produktif.

Kemudian Syaiful melanjutkan paparannya dengan mengatakan transformasi ekonomi kunci dari kemajuan bidang ekonomi.

Strategi kebijakan pembangunan pada masa Presiden Jokowi trasnformasi struktural ekonomi diarahakan pada suply side yang sejalan demand side. Suply side: reforma agraria, pembangunan infrastruktur, peningkatan SDM, dan bantuan sosial. Demand side: menjaga daya beli, meningkatkan investasi, dan meningkatkan ekspor.

“Jika suply side dan demand side seimbang, maka kemajuan ekonomi akan terwujud dalam transformasi ekonomi,” kata Syaiful. (AS)

Related post

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.