Ini Alasan Konsumen Beli Rumah Tapak di Kawasan Bogor

 Ini Alasan Konsumen Beli Rumah Tapak di Kawasan Bogor

Widi salah seorang konsumen melihat kondisi desain rumah di Kemang Eminence Bogor. (Foto: WG)

JAKARTA, WartaGriya.Com – Dibalik maraknya pembangunan hunian vertikal, namun ternyata sejumlah pencari properti lebih memilih untuk membeli rumah tapak. Widi merupakan salah seorang konsumen yang mempunyai alasan tersendiri kenapa harus tetap memilih rumah tapak.

“Dibandingkan apartemen, saya lebih memilih rumah tapak. Alasannya saya lebih suka dengan kondisi lingkungan yang asri, udara masih sejuk dengan pemandangan gunung terlihat nyaman dan indah,” ungkap Widi saat ditemui usai serah terima kunci rumah perdana di Kemang Eminence, Bogor, Jawa Barat, Jum’at (3/9/2021).

Widi menambahkan, menempati rumah tapak selain masih bisa menikmati lingkunan yang asri dan nyaman sangat lebih baik dibandingkan tinggal di apartemen.

“Kultur masyarakat kita kan masih suku natural ya, beda banget kalau ditawarkan apartemen. Biasanya orang seperti saya tidak suka beli apartemen karena memang dari segi legalitas kan terbatas hanya bisa punya sertifikat sarusun atau hak guna bangunan (HGB),” tambahnya.

Lain halnya dengan rumah tapak, masih dikatakan Widi, untuk legalitas bisa punya sertifikat hak milik (SHM). “Paling tidak masih bisa diwariskan ke anak-anak kita nanti atau misalnya kita jadikan investasi nilainya tentu lebih tinggi dibandingkan apartemen,” ujarnya.

Sementara itu, Marketing Manager PT MSS Iwan Setiawan menjelaskan, serah terima kunci rumah perdana dilakukan lebih cepat dari yang dijadwalkan, namun pengerjaan pembangunan tetap menjaga kualitas sesuai spesifikasi bangunan.

Iwan mengatakan, kunci sukses kecepatan pembangunan rumah menjadi komitmen pengembang PT. MSS dibandingkan rumah konvensional yang rata-rata membutuhkan waktu 6 bulan hingga 12 bulan.

Selain itu, pandemi Covid-19 secara tidak langsung memaksa pelaku usaha seperti developer beradabtasi dalam memasarkan produknya secara kreatif, salah satunya memanfaatkan teknologi digital marketing.

Menurutnya, pengembang PT MSS sangat optimis mampu meningkatkan penjualan yang memprioritaskan pada kualitas hunian dengan konsep tropis minimalis modern.

Kemudian hunian yang ditawarkan pada proyek Kemang Eminance pada tahap 1 yaitu Cluster Mangifera dengan tipe 36/84, 36/90, dan tipe 45/90 dibandrol mulai Rp.500 Jutaan.

Hunian ini juga memprioritaskan kualitas bangunan mulai dari konsep desain, perancangan struktur, penentuan material, hingga pemilihan kontraktor difokuskan untuk membangun rumah berkualitas baik dan kuat serta berdaya tahan terhadap iklim dan cuaca.

Related post

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *