Inilah Ketentuan Terbaru 2022 Pengajuan KPR!

 Inilah Ketentuan Terbaru 2022 Pengajuan KPR!

Ilustrasi milenial harus punya rumah sejak dini. (Foto: WG)

JAKARTA – Ternyata tidak asal mengajukan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) untuk mewujudkan rumah impian ditahun 2022. Bahkan, sedikitnya ada 5 jenis ketentuan resmi yang harus diketahui. Lalu apa saja sih, ketentuan itu? Terlebih harga properti seiring membaiknya kondisi pandemi saat ini. Alih-alih rencana kepemilikan properti, sebenarnya tak harus dibeli dengan tunai atau cash keras. Bagi pemula bisa memilih opsi beberapa skema KPR yang bisa membantu mewujudkan punya rumah baru.

Dalam pengajuan KPR ini yang paling penting adalah kemampuan finansial ideal sesuai harga rumah yang ingin dimilikinya. Kemudian, apa saja sih 5 jenis ketentuan resmi bank yang harus diketahui? yuk simak informasi properti berikut ini;

1. PASTIKAN DOKUMEN LENGKAP

Langkah pertama yang harus diperhatikan yaitu mempastikan kelengkapan dokumen. Semakin lengkap dokumen, tentu saja prosesnya akan semakin cepat. Ingat, disarankan tidak memanipulasi data khususnya pada kemampuan finansial. Hal tersebut akan merusak kredibilitas, bahkan saat kondisi ekonomi sudah mumpuni.

2. PERFORMA FINANSIAL

Sebelum mengajukan KPR, pastikan tidak bermasalah dengan kredit lain. Segera melunasi apabila masih terdapat utang-piutang sebelum mengajukan KPR, termasuk utang kartu kredit. Langkah itu harus dilakukan karena Bank Indonesia memiliki semua catatan kredit seluruh penduduknya. Jadi, sebelum mengajukan KPR, perbaiki semua yang menjadi kendala terkait penggunaan kartu kredit.Pastikan juga tidak pernah menunggak pembayaran.

3. KEMAMPUAN BAYAR

Ketentuan resmi terbaru yang harus diketahui selanjutnya adalah kebijakan baru soal pengajuan KPR. Saat ini Bank Indonesia telah mengeluarkan kebijakan DP rumah yang tidak dibiayai oleh bank. Jadi, setiap pemohon KPR harus menyiapkan dana pembayaran uang muka sekitar 30 persen dari harga jual. Begitu juga dengan kemampuan membayar cicilan KPR.

Besarnya cicilan ditentukan oleh total kredit, uang muka, jangka waktu, dan rasio penghasilan rutin per bulan. Rasio rata-rata yang ditetapkan bank berkisar antara 30 persen. Artinya, total semua tanggungan kredit meliputi KPR, cicilan dan kewajiban lainnya, harus berada di bawah angka tersebut.

4. PILIH LOKASI RUMAH

Sebenarnya ini merupakan langkah pertama yang harus dilakukan sebelum mengajukan KPR. Lokasi rumah adalah salah satu persyaratan yang paling menentukan persetujuan bank. Biasanya, bank akan menolak segala cara mengajukan KPR jika lokasi properti tersebut tidak dapat dilewati mobil. Pengajuan KPR juga kemungkinan besar akan ditolak jika lokasi rumah berada di dekat area pemakaman.

5. CERMAT MEMILIH BANK

Informasi terakhir yaitu terkait kecermatan dalam memilih bank sebagai pemberi pinjaman atau sebagai pembiayaan KPR. Calon konsumen mempunyai hak mengajukan KPR lebih dari satu bank. Misalnya, memilih antara bank yang lebih kredibel atau menawarkan suku bunga rendah.

Biasanya, perbankan itu menawarkan proses relatif mudah dan promo menarik. Tapi yang perlu diketahui, apabila pengajuan lebih dari satu bank dipastikan akan kehilangan budget sebagai biaya appraisal rumah.

Related post

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *