Inilah Perbandingan KPR Konvensional dan Syariah

 Inilah Perbandingan KPR Konvensional dan Syariah

Ilustrasi. (Foto: WG)

INILAH perbandingan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) konvensional dan KPR syariah.

Perbandingan ini wajib diketahui, sebelum memutuskan mencari sumber pendanaan untuk membantu mewujudkan punya rumah sendiri.

KPR merupakan salah satu opsi yang populer di kalangan masyarakat.

Meskipun begitu, ada dua jenis KPR yang umum digunakan, yaitu KPR Konvensional dan KPR Syariah.

Lalu seperti apa perbandingan fasilitas pembiayaan perumahan itu? Yuk simak penjelasannya;

1. KPR Konvensional

KPR Konvensional adalah jenis KPR yang paling umum ditemui di Indonesia.

Dalam sistem ini, pihak bank memberikan pinjaman kepada nasabah untuk membeli rumah atau properti.
Nasabah akan membayar cicilan bulanan yang terdiri dari pokok pinjaman dan bunga.

Bunga yang dikenakan dalam KPR Konvensional bersifat tetap, yang berarti jumlah bunga yang harus dibayarkan tetap sepanjang masa pinjaman.

Salah satu keuntungan KPR Konvensional adalah kemudahan akses, karena hampir semua bank di Indonesia menawarkan produk ini.

Selain itu, suku bunga yang dikenakan dalam KPR Konvensional cenderung lebih rendah daripada KPR Syariah.

Namun, perlu diingat bahwa KPR Konvensional melibatkan transaksi bunga, yang tidak sesuai dengan prinsip syariah.

2. KPR Syariah

KPR Syariah adalah alternatif KPR yang sesuai dengan prinsip-prinsip syariah dalam Islam.

Dalam KPR Syariah, bank bertindak sebagai mitra dan bukan sebagai pemberi pinjaman.

Bank dan nasabah sepakat untuk membeli properti secara bersama-sama, dan nasabah akan membayar cicilan bulanan kepada bank untuk membeli bagian kepemilikannya.

Selama masa pinjaman, bank memberikan opsi bagi nasabah untuk membeli bagian kepemilikan bank secara bertahap.

Salah satu keuntungan KPR Syariah adalah adanya transparansi dalam transaksi, karena tidak ada bunga yang dikenakan.

Selain itu, dalam KPR Syariah, risiko di antara kedua pihak dibagikan secara adil.

Namun, tidak semua bank menyediakan produk KPR Syariah, sehingga akses ke produk ini mungkin lebih terbatas dibandingkan dengan KPR Konvensional.

Dalam perbandingan ini, ketika memilih antara KPR Konvensional dan KPR Syariah, penting untuk dipertimbangkan sebelum mengajukan pembiayaan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related post

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *