Ketua DPD KNPI Satukan Pemuda di Banten

 Ketua DPD KNPI Satukan Pemuda di Banten

KNPI Banten Rayakan HUT ke 48. (Foto: AR)

SERANG, WartaGriya.Com – Dalam rangka memperingati hari jadi ke-48 tahun. Organisasi Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Banten merayakan Hari Ulang Tahun KNPI ke-48, Jum’at 23 Juli 2021. Kegiatan yang mengusung tema “Era Banten Muda Banten Bersatu Melawan Covid-19” yang dilaksanakan di Kantor Sekertariat DPD KNPI Banten, Kota Serang, Provinsi Banten.

BACA JUGA: Gubernur Banten Ungkap Keterbatasan Nakes

Ketua DPD KNPI Banten Ali Hanafiah berharap pemuda di Indonesia khususnya para pemuda di Banten bisa semakin jaya dan semakin maju. “Saya harap kepada pemuda Banten, buatlah bangsa ini mengenang kiprah para pemuda, sebab bangsa yang besar tidak akan pernah lupa akan sejarah bangsanya sendiri,” kata Ali Hanafiah.

Sementara itu, Tokoh Pemuda Banten BG, Daos, menceritakan, KNPI dilahirkan pada Hari Senin 23 Juli 1973 yang di perkasai dan dipelopori oleh kelompok Cipayung salah satunya adalah HMI dan GMNI.

BACA JUGA: Usai Dikukuhkan, Ketua DPW Banten Togar Manurung Ingin Berkontribusi

Menurutnya, momentum ini adalah sejarah khususnya para pemuda dan pemudi yang sangat penting untuk bersatunya pemuda pemudi yang ada di provinsi Banten. “Dengan milad KNPI ke-48 ini, sudah saatnya pemuda dan pemudi di Banten harus melaksanakan musda bersama baik di tingkat Kabupaten/Kota dan provinsi,” ucap BG Daos.

Ia juga mengajak para pemuda untuk terus menjadi garda terdepan dalam menghadapi PPKM darurat ditengah pandemi wabah covid-19 yang sampai belum berakhir ini. Dengan selalu memberikan teladan kepada masyarakat untuk mencegah penyebaran covid-19, dengan selalu menggunankan masker, selalu jaga jarak, rajin cuci tangan dan menghindari keramaian.

BACA JUGA: Sinar Mas Land Berikan Bantuan Alat Pelindung bagi Petugas Medis di Banten

“Kita sebagai warga masyarakat Banten tetap menjalani prokes harus mencuci tangan memakai masker dan kita berdoa bersama, agar covid 19 ini harus segera dan secepat mungkin sirna di negara Indonesia khususnya di Banten ini,” pungkas BG Dagos.

Related post

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *