Konsumen Properti Meradang! Refund BF Serpong Natura City di Cicil 2 Bulan

 Konsumen Properti Meradang! Refund BF Serpong Natura City di Cicil 2 Bulan

Fitri Puspasari salah seorang konsumen Serpong Natura City berharap pengembalian uang Booking Fee sebesar Rp.10 Juta. (Foto: WG)

SERPONG, WartaGriya.Com – Setelah gagal dalam upaya penyelesaian pada proses refund terhadap sejumlah uang booking fee (BF) atas pemesanan rumah di Serpong Natura City, konsumen meradang.

“Saya tidak setuju pengembalian dicicil selama dua bulan, karena waktu saya diminta pembayaran uang booking fee pun secepat mungkin karena alasan mengejar waktu promo. Mereka harus konsisten dong dengan komitmennya,” ungkap Fitri Puspasari salah seorang konsumen kepada WartaGriya.Com, di Jakarta, belum lama ini.

Ia mengaku sangat kecewa terkait layanan dan komunikasi sebagai tenaga pemasaran sebuah proyek hunian.

“Aku nggak respon soal ini bukan berarti saya setuju dengan ini ya. Saya nggak respon karena saya sudah malas sama kelakuan kalian yang seenaknya saja. Nggak ada info tiba-tiba transfer, saya pikir mau transfer full tapi nilainya juga seenaknya aja, kalian sama sekali nggak menghargai saya. Komunikasi kalian tidak bagus,” ungkap Fitri melalui pesan Whatsapp yang diteruskan ke redaksi WartaGriya.Com.

Oleh karena itu, Fitri berharap pengembalian bisa dilakukan secepatnya. “Saya mau booking fee diselesaikan dengan segera, saya nggak mau berbulan-bulan,” tegasnya.

Saat dikonfirmasi Sales Manager Firdaus Rokhman Serpong Natura City mengaku proses refund booking fee dicicil karena semua tanggung jawab tim sales.

“Sesuai kesepakatan untuk BF kita kembalikan dengan di cicil. Semua tanggung jawab team sales, tidak ada sangkut paut dengan development ya pak, kita sebagai team sales bertanggung jawab penuh mengenai BF. Untuk selanjutnya boleh tanya Bu Fitri karena kita selesai secara kekeluargaan,” ujar Firdaus Rokhman.

Seperti diberitakan sebelumnya, permintaan proses refund itu dikarenakan pihak pengembang telah membatalkan pemesanan rumah secara sepihak.

“Saya mengambil unit di Serpong Natura City sesuai dengan promo dijanjikan oleh sales yaitu free down payment (DP), free PPN 10%, dan free biaya akad,” ujar Fitri saat mengajukan keberatan di Kantor Serpong Natura City, di Tangerang, Kamis (9/6/2022).

Namun, Fitri merasa kaget tiba-tiba diharuskan membayar sejumlah uang DP setelah mendapat persetujuan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) oleh pihak Bank Negara Indonesia (BNI).

“Setelah terbit Surat Penegasan Persetujuan Penyediaan Kredit (SP3K) dari Bank ternyata saya dikenakan biaya DP sebesar Rp. 61 Jutaan,” ujar Fitri pemesan unit rumah di Jl. Natura Cattleya XII No.90 tersebut.

Merasa tak sesuai dengan kesepakatan awal, kemudian Fitri enggan untuk membayar uang DP yang diminta oleh pengembang PT Natura City Developments Tbk.

“Hingga akhirnya saya mendapat surat pembatalan dari pihak pengembang tersebut,” ungkap Fitri.

Oleh sebab itu, Fitri berharap pihak pengembang segera melakukan pengembalian uang booking fee atau proses refund.

“Saya merasa kecewa dan sudah mengisi form untuk pengajuan pengembalian uang booking fee senilai Rp.10 Juta tanpa ada pemotongan biaya apapun,” ungkap Fitri.

General Manager Serpong Natura City Jenly Franky Kureus menjelaskan terkait perselisihan pada konsumen tersebut.

“Saya sudah memperjuangkan ke pihak management kami, tapi mohon maaf pada dasarnya memang promo itu hanya berlaku sampai tanggal 18 sedangkan SP3K turun dari bank tanggal 24 Desember 2021,” jelas Jenly Franky Kureus.

Meskipun begitu, Jenly mengaku tetap akan mengembalikan uang booking fee sebagai komitmennya terhadap konsumen.

“Saya akan tetap konsisten kepada setiap konsumen, mengembalikan uang booking,” pungkasnya.

Related post

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *