Kunjungi Pameran Desain Interior Arkeologi Onrust di Museum Bahari

 Kunjungi Pameran Desain Interior Arkeologi Onrust di Museum Bahari

Dinas Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta, melalui Unit Pengelola (UP) Museum Kebaharian Jakarta dan Universitas Pelita Harapan (UPH), menggelar pameran Desain Interior Museum Arkeologi Onrust.

JAKARTA, WartaGriya.Com – Dinas Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta, melalui Unit Pengelola (UP) Museum Kebaharian Jakarta dan Universitas Pelita Harapan (UPH), menggelar pameran Desain Interior Museum Arkeologi Onrust di Museum Bahari, Penjaringan, Jakarta Utara. Pameran ini berlangsung mulai 12 Desember 2023 hingga 12 Januari 2024.

Sekretaris Dinas Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta, Imam Hadi Purnomo menyampaikan, pameran bertajuk A Journey to Mooi Indie ini menampilkan karya desain interior dalam pengembangan Museum Arkeologi Onrust, terutama dalam hal penataan desain kawasan dan penyempurnaan sarana serta prasarana museum.

“Museum ini bukan hanya sebagai kawasan cagar budaya, namun juga menjadi destinasi wisata bahari yang sangat menarik,” ujar Imam, Rabu (13/12).

Selain itu, kata Imam, kegiatan ini juga memberikan wadah kontribusi bagi civitas akademika untuk menyumbangkan kemampuan dan dedikasinya dalam pengembangan kebudayaan, serta meningkatkan antusiasme masyarakat terhadap kawasan-kawasan bersejarah.

“Pameran ini menampilkan berbagai hasil karya desain yang menarik, karena kemampuan tim desainer dari UPH ini dapat menggabungkan sentuhan modern dengan kekayaan sejarah. Tentunya ini mengundang perasaan kagum terhadap warisan budaya kita,” bebernya.

Sementara itu, Kepala UP Museum Kebaharian Jakarta, Mis’ari menjelaskan, Museum Arkeologi Onrust berfungsi sebagai sarana informasi dan publikasi sejarah peninggalan arkeologi di Pulau Onrust, Pulau Cipir, Pulau Kelor, dan Pulau Bidadari.

Menurutnya, dalam Museum Arkeologi Onrust ini ditampilkan benda-benda hasil ekskavasi dari ketiga pulau, serta arkeologi berupa bangunan, struktur dan situs pulau tersebut.

“Pengunjung dapat melihat karya-karya yang menampilkan keindahan desain modern bertemu dengan nilai-nilai sejarah yang mendalam,” ucapnya.

Karya desain yang dipamerkan, menurut Mis’ari’, bukan sekadar tampilan estetika, tetapi juga sebuah upaya menyelaraskan kawasan bersejarah dengan tuntutan masa kini, sambil tetap memelihara dan menghormati jejak-jejak sejarah yang ada.

“Kami mengajak para pengunjung bersama- sama, mengapresiasi dan mendukung perkembangan kearifan lokal dan keberlanjutan melalui desain interior yang inovatif ini,” tandasnya.

Digiqole ad

Amin Hidayat

Related post

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *