Mengenal Jenis Pasir untuk Material Bangunan!

 Mengenal Jenis Pasir untuk Material Bangunan!

Beragam jenis pasir. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, WartaGriya.Com – Hai sobat WG pastinya sudah tidak asing dengan bahan material bangunan seperti pasir.

Namun, taukah bahwa pasir yang digunakan sebagai bagian dari material bangunan itu memiliki beragam jenis?

Apalagi, setiap jenis pasir mempunyai fungsi yang berbeda dalam penggunaan sebagai material bahan bangunan.

Jenis pasir merupakan bagian material bangunan berupa butiran, dengan ukuran diameter antara 0,0625 sampai 2 milimeter.

1. Memiliki Unsur Silikon Dioksida

Pasir mempunyai unsur kandungan silikon dioksida yang berasal dari beberapa jenis batu kapur ataupun batu kali.

Jenis material bangunan adalah bagian dari sumber daya alam yang banyak ditemukan di Indonesia.

Kemudian untuk mengenal lebih jauh tentang jenis pasir yang menjadi salah satu kekayaan alam ini.

2. Mengenal Jenis Pasir

Minpro akan mengajak sobat WG mengenal secara umum.

Material bangunan yang satu ini, memang sangat mudah ditemui disejumlah wilayah di Indonesia.

Bahkan, terdapat beberapa jenis pasir cukup melimpah sampai bisa memenuhi kebutuhan permintaan seluruh proyek kontruksi.

Meskipun demikian, jenis pasir mempunyai ukuran butir yang beragam serta memiliki fungsi yang sesuai kebutuhan.

Misalnya jenis pasir untuk kebutuhan ngecor pada salah satu bagian kontruksi bangunan, beda penggunaan jenis pasir untuk proses acian atau plester halus.

Selain itu masih banyak lagi jenis pasir yang bisa disesuaikan penggunaannya.

Diantaranya sebagai dasar jalan raya, maupun pelur lantai sebelum dipasang keramik.

3. Jenis Pasir Jebrod

Kemudian untuk mengenal jenis pasir merah atau pasir jebrod, pada karakter ini berwarna merah atau terkadang cokelat dan oranye.

Selain itu, jenis pasir ini mayoritas diperoleh dari Jebrod, Cianjur. Makanya, banyak orang yang menyebut pasir tersebut sebagai pasir jebrod.

Tak hanya didatangkan dari Cianjur, jenis pasir yang mempunyai butiran agak besar juga banyak dijumpai dikawasan Sukabumi.

Meskipun mempunyai karakter agak kasar, tapi jenis pasir ini ketika digunakan tidak ambyar tetap terlihat alus saat peralus atau plaster.

Tentunya dengan kualitas itu, jenis pasir asal Sukabumi sangat mempermudah pekerja bisa menyelesaikan pekerjaannya.

Jenis pasir asal Cianjur dan Sukabumi ini mampu meningkatkan daya rekat saat ditempelkan sebagai plaster dinding atau tidak rontok karena sangat rekat.

Meskipun begitu, tak sedikit yang menggunakan jenis pasir ini sebagai material tambahan bahan pengecoran pembuatan kontruksi bangunan.

4. Jenis Pasir Beton

Selanjutnya mengenal jenis pasir beton yang lebih diketahui mempunyai warna kehitaman atau abu-abu gelap.

Meskipun belum dicampur semen, jenis pasir ini terasa lebih halus dibandingkan material sejenisnya.

Jenis pasir ini sangat cocok untuk digunakan sebagai material plaster pada dinding rumah.

Bahkan setelah diaduk dengan semen, pasir akan lebih merekat dan cepat mengering.

Pasir benton juga mempunyai ciri khas ketika digenggam pasir sangat mudah buyar.

Selain bisa untuk bahan plaster dinding maupun dasar lantai, jenis pasir ini juga bisa lebih rekat saat menempel dipermukaan bata hebel ataupun bata merah.

Pasir beton juga bisa digunakan untuk campuran semen ketika membuat pondasi rumah atau jenis kontruksi lain.

Dengan karakter yang halus, pasir beton bisa menghasilkan plesteran lebih halus dan rapi.

5. Jenis Pasir Elod

Selanjutnya Minpro akan membahas tentang jenis pasir Elod yang memiliki ciri khas warna hitam kelam hampir mirip dengan pasir beton.

Meskipun begitu, sobat WG bisa membedakan jenis pasir ini agak terlihat kemerahan karena ada kandungan unsur tanah pada pasir Elod.

Sementara jenis pasir Elod apabila digenggam akan terasa halus tapi tak bisa dimanfaatkan sebagai material bangunan karena ada unsur tanah.

Meski demikian, ada juga yang mencampurkan pasir elod dengan pasir beton sebagai plesteran dinding.

Pasir jenis ini sangat cocok dijadikan bahan material untuk membuat batako.

6. Jenis Pasir Pasang

Jenis material selanjutnya adalah pasir pasang yang mempunyai cirikhas lebih halus.

Pada pasir ini mempunyai elemen yang sangat padat serta butiran yang halus.

Apabila sobat WG memegang jenis pasir pasang ini serta mengepalkan setelah dilepas akan tetap menggumpal atau tidak ambyar.

Pasir pasang ini sangat cocok apabila dicampur dengan jenis pasir beton.

Pasalnya, dengan campuran pasir pasang dan pasir beton hasilnya akan lebih maksimal terlebih difungsikan untuk pembuatan pondasi maupun plesteran pada dinding rumah.

7. Jenis Pasir Sungai

Jenis material berikutnya yaitu pasir sungai. Sesuai dengan namanya, pasir ini banyak dijumpai dibantaran sungai.

Pada jenis pasir tersebut terlihat lebih keras tajam, karena hasil butiran batu keci.

Pasir sungai memiliki ukuran butiran yang tidak terlalu besar maupun kecil.

Pasir sungai mempunyai ukuran butiran agregatnya kisaran 0,063 milimeter hingga 6 milimeter.

Manfaat jenis pasir sungai ini bisa digunakan untuk pengecoran jalan, tangga, hingga pembuatan pondasi rumah.

Jenis pasir ini sangat kuat apabila digunakan pada kontruksi mampu bertahan lama.

8. Jenis Pasir Urug

Tak jauh beda dibandingkan yang lain, namun jenis pasir urug ini mempunyai butiran yang tidak sehalus pasir sejenisnya.

Bahkan kualitas pasir urug ini kurang disukai pengguna karena kurang maksimal.

Kualitas pasir urug tak ubahnya sebagai limbah pasir, misalnya sisa-sisa ayakan, pasir cuci serta hasil sedot pasir lain.

Pada penggunaan pasir ini sesuai dengan namanya hanya bisa dimanfaatkan untuk menguruk sejumlah bidang tanah yang memiliki dataran yang kurang merata.

9. Jenis Pasir Mundu

Berikutnya jenis pasir mundu yang mempunyai ciri khas warna agak kecoklatan.

Jenis material seperti ini sangat mudah dijumpai di pasaran lantaran harganya yang relatif murah dengan kualitas pasir cukup baik.

Pasir mundu bisa digunakan untuk bahan material pasang bata atau batako serta bisa dimanfaatkan sebagai plesteran.

Kendati tekstur pasir mundu lebih kasar dibandingkan dengan pasir jenis lain, tapi banyak dicari sebagai bahan prioritas material bangunan.

10. Jenis Pasir Putih Rangkas

Sobat WG pastinya sudah bisa menebak ya, terkait jenis pasir putih rangkas ini. Yups, seperti namanya belakang pada jenis pasir ini adalah berasal dari tambang di kawasan Rangkas Bitung, Banten.

Jenis ini mempunyai tekstur lembut dan butiran kecil berwarna putih keabu-abuan.

Pasir tersebut juga bisa dibeli dengan harga yang relatif murah tapi kualitas yang baik untuk industri konstruksi.

Jenis material ini bisa digunakan untuk cor pondasi, plester, pemasangan keramik, bahan pembuatan batako, hebel, paving block, beton precast, genteng, dan lain-lain.

11. Jenis Pasir Putih Bangka

Selanjutnya yaitu jenis pasir putih Bangka. Yah, kenapa Bangka? Jelas jenis pasir putih khusus yang ini didatangkan dari Propinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Untuk kualitas pasir putih Bangka terbagi menjadi dua bagian yaitu, standar dengan kualitas normal sesuai standarisasi hasil tambang.

Kedua, pasir Bangka super mempunyai kualitas tinggi yang dengan ciri khas putih bersih seperti garam.

Warna pasir Bangka terbagai beberapa jenis tergantung galian di area tambang tersebut.

Misalnya, ada jenis pasir yang putih, coklat, kuning kecokelatan, dan coklat keputihan yang bisa digunakan untuk material bangunan seperti beton, cor, plester, campuran dalam industri gelas dan kaca.

Tak hanya itu, jenis ini bisa juga digunakan untuk campuran dalam industri kerajinan.

Diantaranya, seperti hiasan untuk aquarium, meja hiasan, dan lain-lain.

12. Jenis Pasir Putih Lampung

Nah, yang menarik lagi adalah jenis pasir putih Lampung dengan tekstur lembut dan halus.

Jenis ini berwarna crem buram atau crem kekuningan dan kemerahan namun sangat tergantung dari asal galian di area tambang.

Lebih tepat, jenis pasir putih Lampung bisa dimanfaatkan untuk pasang keramik, karena cocok adukan pemasangan marmer, keramik, granit, serta bata merah.

Pasir Lampung termasuk pasir siap pakai tanpa harus buang tenaga atau waktu untuk menyaring ulang.

13. Jenis Pasir Plester

Jenis pasir plester adalah sudah terbebas dari kerikil, bebatuan, dan material lainnya. Karena pasir ini bersih tak perlu harus diayak atau disaring terlebih dahulu agar kualitas pasir tetap terjaga ketika dicampurkan dengan semen.

Jenis ini sangat cocok digunakan untuk plester dinding agar lebih rapi karena mempunyai tekstur halus.

Nah demikian pengenalan terhadap beberapa jenis pasir sebagai bahan material bangunan sekaligus sesuai fungsinya.

Semoga informasi ini bermanfaat bagi sobat WG ya!

Putri Pratiwi K

http://wartagriya.com

Related post

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *