Pengajuan KPR Terganjal Pandemi Covid-19

 Pengajuan KPR Terganjal Pandemi Covid-19

Ilustrasi. (Foto: WG)

JAKARTA, WartaGriya.Com – Masyarakat yang ingin beli properti terpaksa harus gigit jari. Pasalnya, keresahan yang dialami calon konsumen properti semakin kecewa karena pengajuan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) terpaksa harus terganjal karenan pandemi Covid-19.

“Setelah konfirmasi dengan pimpinan saya saat ini perusahaan swasta di hold dulu untuk pengajuan kredit KPR rumah karena pandemi Covid-19,” kata Dio salah seorang petugas bank pembiayaan perumahan saat memberi penjelasan kepada calon konsumen, belum lama ini.

Seperti diketahui, sejumlah bank umumnya lebih selektif menyalurkan kredit KPR karena perkembangan pandemi Covid-19.

PT Bank BNI Syariah mengaku harus menunda sejumlah penyaluran kredit pemilikan rumah (KPR) lantaran terdampak virus corona.

SEVP Bisnis Ritel dan Jaringan BNI Syariah Iwan Abdi mengatakan penundaan tersebut karena memang nasabah yang membatalkan permintaan kredit. Selain itu, dengan pertimbangan menjaga kesehatan, beberapa developer juga melakukan penutupan kantor sementara waktu.

Meskipun terjadi penundaan, BNI Syariah masih dapat membukakan penyaluran pembiayaan properti baru pada bulan ini. Setidaknya, pada Maret 2020, BNI Syariah masih membukukan pembiayaan perumahan baru sekitar Rp390 miliar. “Tidak semuanya menunda, sebagian saja. Beberapa penyaluran memang ditunda,” katanya.

BNI Syariah menargetkan pembiayaan properti mampu tumbuh double digit dikisaran 15 persen sampai dengan 20 persen atau menjadi Rp3,3 triliun. Tahun lalu, pembiayaan beragun asset atau properti dapat tumbuh sekitar Rp250 miliar dengan total outstanding senilai Rp13,1 triliun.

Related post

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *