Tips Menghapus Nama Blacklist di BI Checking!

 Tips Menghapus Nama Blacklist di BI Checking!

Ilustrasi. (Foto: WG)

JAKARTA, WartaGriya.Com РTak banyak yang mengetahui cara mengatasi masalah daftar nama nasabah terlanjur masuk dalam kategori blacklist pada BI Checking. Apalagi, masalah BI checking blacklist tersebut menjadi masalah yang paling krusial saat mengajukan kredit pemilikan rumah (KPR).

Pastinya, pengajuan KPR akan ditolak oleh bank karena nasabah memiliki riwayat buruk yang tercatat pada daftar list nama BI Checking. Nah, bagaimana cara mengatasi masalah tersebut, yuk simak tips properti sebagai berikut.

Untuk mengawali cara itu khususnya bagi yang sudah terlanjur masuk dalam daftar blacklist BI Checking yang sekarang bernama SLIK bisa mengecek status terlebih dahulu di kantor cabang OJK atau melalui laman www.ojk.go.id.

Namun karena saat ini masih pandemi atau banyak pemberlakukan Work from Home (WFH) dalam mengajukannya secara daring melalui laman resmi OJK.  Setelah itu, pilihlah kategori perbankan. Kemudian pilih permintaan IDI historis. IDI sendiri adalah informasi debitur individual. 

Setiap masyarakat bisa mengaksesnya dengan mudah. Setelah masuk dalam permintaan IDI historis, akan menemukan kata formulir. Kemudian klik dan lansung diarahkan ke laman Biro Informasi Kredit.

Setelah itu, lengkapi seluruh kolom yang terdapat dalam formulir tersebut. Jangan sampai ada yang terlewat. Setelah itu, klik tombol kirim dan tunggu konfirmasi dari Bank Indonesia melalui surat elektronik alias electronic mail (email).

JIka sudah mendapatkan informasi terkait statusnya, bisa menggunakannya untuk meminjam dana ke lembaga keuangan. Namun bila yang terjadi sebaliknya dan ternyata sudah masuk dalam daftar blacklist BI Checking, maka harus melakukan pelunasan terlebih dahulu terhadap utang yang menunggak. 

Kemudian bisa langsung datang ke bank pemberi pinjaman atau lembaga keuangan yang memfasilitas kredit tersebut. Selanjutnya, laporkan pelunasan utang tersebut ke bank atau ke OJK untuk kemudian menghapus nama nasabah dari daftar blakclist BI Checking. 

Proses pengkinian datanya sendiri berlangsung selama 24 jam. Kemudian, bisa langsung mengeceknya dengan mengecek status di IDI Historis.  JIka tidak melakukan upaya apapun, bisa dipastikan setiap pengajuan kredit akan ditolak oleh bank atau lembaga keuangan lainnya. Oleh sebab itu jangan pernah menunda pembayaran cicilan kredit, karena jika sudah begitu, akan menjadi terlena dan lupa bahwa masih memiliki kewajiban yang harus dibayarkan. 

Peristiwa seperti itu sering menjadi penyebab dalam gagalnya pengajuan KPR. Bahkan menyulitkan ketika kondisi keuangan memang sedang sangat membutuhkan dana segera.  Maka itu, hindari penolakan kredit dengan cara disiplin membayar cicilan. Bijak menggunakan dana kredit baik itu melalui KTA, KPR ataupun Kartu Kredit sebagai kunci dalam penyelamatan nama nasabah di BI Checking. Semoga bermanfaat!

Amin Hidayat

Related post

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *