Virus Corona, Pengaruhi Transaksi Properti di Indonesia

 Virus Corona, Pengaruhi Transaksi Properti di Indonesia

Ilustrasi. (Foto: istimewa)

JAKARTA, WartaGriya.Com – Tak hanya bikin resah, mewabahnya virus corona (covid-19) ternyata juga mempengaruhi pasar properti hingga nilai transaksi ikut anjlok di Indonesia.

Ketua Umum Asosiasi Real Estate Broker Indonesia (AREBI) Lukas Bong mengakui, memang ada dampak terhadap transaksi jual-beli properti pasca merebaknya virus corona.

Bahkan peristiwa ini menyebabkan para broker tidak bisa melakukan aktivitas terutama secara tatap muka. Selain itu, banyak pihak yang menunda dan menjadwalkan ulang acara serta peluncuran produknya. Setiap kegiatan tersebut, sebut Lukas, memang merupakan ajang pertemuan sekaligus transaksi bagi para broker properti.

“Corona baru merebak akhir-akhir ini (di Indonesia). Aktivitas terganggu, jadi kelihatannya saat-saat ini ada sedikit gangguan. Kan aktivitasnya berkurang, pertemuan juga sudah dibatasi,” ucap Lukas di Jakarta, belum lama ini.

Lukas menambahkan, sub sektor properti yang terkena dampak lebih besar adalah ritel. “Investasi dan ritel ya, dalam artian seperti mal,” tutur dia.

Meski begitu dia belum mengetahui berapa penurunan transaksi yang terjadi. Saat ini para broker melakukan pencegahan penyebaran corona dengan kerja dari rumah. Aktivitas pertemuan pun turut dikurangi. Kelak jika wabah ini sudah mereda, Lukas menuturkan, para broker dan pengembang bisa langsung melakukan aktivitasnya termasuk meluncurkan proyek baru.

Secara terpisah, Direktur Utama PT Kesuma Agung Selaras I Wayan Madik Kesuma juga merasakan dampak virus corona.

“Dampaknya cukup signifikan, ada penurunan kunjungan ke proyek atau event yang kita adakan. Semoga pemerintah bisa menangani secara cepat wabah ini, sehingga masyarakat tak perlu resah saat ingin bepergian ke lokasi proyek,” katanya saat dihubungi, WartaGriya.Com, di Bogor, Selasa, (10/3/2020).

Related post

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *