Waka Kwarda Pengabdian Masyarakat Kwarda DKI Bersama Kepala Sekolah Wilayah II Panen Anggur di SMAN 13 Jakarta

 Waka Kwarda Pengabdian Masyarakat Kwarda DKI Bersama Kepala Sekolah Wilayah II Panen Anggur di SMAN 13 Jakarta

Panen anggur. (Foto : Amin Hidayat)

JAKARTA, WartaGriya.Com -Wakil Ketua (Waka) Bidang Pengabdian Masyarakat Kwartir Daerah (Kwarran) DKI Jakarta Ratiyono didampingi Ketua Kwarcab Pramuka Jakarta Utara, perwakilan Kepala Sekolah SDN, Kepala SMPN, Kepala Sekolah SMAN, Kepala Sekolah SMKN, serta perwakilan Suku Dinas Pendidikan Wilayah II melaksanakan panen anggur yang tengah di kembangkan di rootof Masjid SMAN 13 Jakarta.

Wakil Ketua Bidang Pengabdian Masyarakat Kwartir Daerah DKI Jakarta Ratiyono menjelaskan, ini merupakan hasil inovasi dengan memanfaatkan lahan terbatas di rootof pun bisa berinovasi di awali dari kreatifitas office boy SMAN 13 Jakarta dan di dukung oleh Kepala Sekolah.

“Ini kreatifitas yang sangat Indah dan hasilnya luar biasa dan ini bisa menjadi percontohan budidaya anggur dimana di sini terdapat tiga jenis anggur yang tengah di kembangkan oleh SMAN 13 Jakarta, dimana tumbuh subur karena di rawat dengan kasih sayang” ujar Ratiyono, di , Jalan Anggrek, Kelurahan Rawa Badak Utara, Koja, Jakarta Utara, Jumat (09/09/2022).

Keberhasilan budidaya anggur ini diakui oleh Ratiyono menginspirasi kami di mana di Kwartir Daerah (Kwarda) DKI Jakarta dan Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka kita coba lakukan yang sama dimana mengembangkan tidak sulit namun perlu ketelatenan dan kasih sayang.

“Sentuhan sentuhan tangan yang trampil dan tangan dingin menghasilkan buah yang sangat di minati oleh siapapun,”kata Ratiyono.

Dalam kesempatan itu, Kepala Sekolah SMAN 13 Jakarta, Tuti Sukarni menjelaskan, budidaya anggur yang saat ini di kembangkan di SMAN 13 Jakarta bertujuan sebagai usaha untuk ketahanan pangan dengan memanfaatkan dan mempertahankan lahan di seputar sekolah, selain itu tujuan lain adalah sebagai tambahan ruang pembelajaran yang nyaman menyenangkan untuk peserta didik serta guru.
Lebih jauh Ia menjelaskan, awalnya budidaya anggur pertama kali beli bibitnya dari Bandung oleh office boy (OB) sekolah tiga tahun lalu dengan tiga jenis varianya yakni, jupiter, julian, ninel. Mulanya sekedar penyaluran hobby sambil merawat kebersihan masjid dengan biaya sendiri dan menggunakan peralatan sederhana sebagai lanjarannya dengan bambu-bambu bekas.

“Sejak saya di percaya menjadi Kepala Sekolah SMAN 13 Jakarta, Saya melakukan rehap total untuk menata dan merapihkannya. Lantai yang tadinya hanya semen diganti granit, lanjaran bambu diganti dengab besi hollo dipasangi pagar kawat dan penutup atap untuk menghindari hama burung dan tikus,”ujar Tuti.

Selain anggur, kami juga membudidayakan jenis tanaman produktif lain seperti jambu air, kedondong, bunga kamboja, jeruk nipis juga ada tanamana lidah buaya dan tanaman-tanaman lain yang merupakan donasi dari peserta didik.

“Kami berharap langkah ini dapat memotivasi guru, siswa, orangtua dan masyarakat umumnya untuk menumbuh kembangkan budaya cinta tanaman dan lingkungan. Selain untuk keindahan juga untuk meningkatkan ketahanan pangan yang bermutu,”ungkapnya.

Amin Hidayat

Related post

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.