Wilayah Pinggiran Masih Prospektif untuk Developer Properti

 Wilayah Pinggiran Masih Prospektif untuk Developer Properti

Proyek hunian yang dikembangkan ModernLand. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, WartaGriya.Com – Wilayah pinggiran ibu kota ternyata masih prospektif untuk developer properti. Pasalnya, lahan ditengah kota seperti jakarta sudah makin terbatas serta harganya selangit.

Managing Partner Coldwell Banker Commercial Indonesia Tommy Bastamy membenarkan, oleh karena itu sebabnya pengembangan properti di wilayah pinggiran menjadi pilihan. “Karena juga lokasinya yang masih dalam wilayah DKI Jakarta, kedekatan dan aksesibilitas yang baik dengan amenitas perkotaan di Jakarta menjadi nilai jual tersendiri bagi produk properti yang dikembangkan,” kata Tommy di Jakarta, belum lama ini.

Ia membahkan, sejumlah pengembang bahkan juga tak hanya mengembangkan proyek properti namun juga mengembangkan fasilitas dan amenitas perkotaannya sendiri dalam bentuk kawasan sehingga menambah nilai jual dari produk propertinya.

Terlebih, adanya rencana pengembangan infrastruktur transportasi masal seperti LRT dan MRT yang merembet ke wilayah pinggiran di nilai akan menjadi nilai tambah yang memberikan daya tarik pasar.

“Walaupun demikian, ketersediaan lahan di wilayah pinggiran Jakarta tidak terlalu banyak, tidak seperti ketersediaan lahan di wilayah Bodetabek lainnya. Sehingga kelas, konsep, dan harga yang ditawarkan pun cenderung menyasar kelas menengah-atas dan atas untuk mengejar kelayakannya,” ujarnya.

Untuk itu, bila dari sisi harga jual produk properti tentu cenderung tinggi di atas Rp 1 miliar per unit dan bahkan ada produk yang jauh lebih tinggi dari harga tersebut.

Maka, prospek dari proyek-proyek properti di wilayah pinggiran Jakarta tentunya akan sangat tergantung dari berbagai aspek misalnya seperti lokasi, konsep atau masterplan, harga, image area, aktifitas dan pengembangan sekitar dan posisi pasar dari produk yang dikembangkan.

“Tetapi umumnya proyek dengan kedekatan dan aksesibilitas yang baik terhadap pusat aktifitas perkotaan dan destinasi utama di ada di pinggiran Jakarta memiliki daya jual yang lebih baik,” pungkasnya.

Related post

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *