#politics

FKBN RI Gelar Diklat Penyegaran dan Pemantapan Komando Gabungan di Pusdikzi Bogor, Perkuat Sistem Pertahanan Negara

Bogor, WartaGriya.Com – Forum Kader Bela Negara Republik Indonesia (FKBN RI) sukses menyelenggarakan Latihan Penyegaran dan Pemantapan Bela Negara perdana bagi Korps Gabungan Potensi Pertahanan (Kogaphan) Bela Negara Tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, Sabtu hingga Minggu, 7–8 Februari 2026, bertempat di Pusat Pendidikan Zeni TNI AD (Pusdikzi), Jalan Jenderal Sudirman No. 35, Bogor Tengah, Kota Bogor.

Latihan yang dimulai pada Sabtu dan resmi ditutup pada Minggu (8/2) pukul 12.00 WIB tersebut diikuti oleh sekitar 100 personel Kogaphan dan Srikandi Bela Negara dari berbagai daerah di Indonesia. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan kapasitas kader bela negara dalam mendukung sistem pertahanan nasional.

Kasatwas FKBN RI, Mayjen TNI Adi Sudaryanto, dalam sambutannya memberikan arahan kepada seluruh peserta agar senantiasa menjaga kesehatan dan kedisiplinan selama mengikuti kegiatan. Ia menegaskan bahwa pembekalan keanggotaan Kogaphan FKBN bertujuan meningkatkan kesadaran, loyalitas, serta kemampuan kader dalam menjalankan peran bela negara secara nyata.

Acara penutupan sekaligus menandai puncak rangkaian pembekalan intensif yang dirancang untuk memperkuat kapasitas, koordinasi, dan soliditas Kogaphan sebagai komponen pendukung pertahanan negara.

Ketua Panitia Pelaksana, Kolonel Laut (Purn.) Bagus Wibawa, menekankan bahwa latihan ini menjadi momentum penting untuk menyegarkan pemahaman, meningkatkan kedisiplinan keanggotaan, serta memantapkan peran strategis Kogaphan dalam sistem pertahanan nasional.

“Latihan ini menitikberatkan pada pemantapan peran Kogaphan FKBN sebagai salah satu pilar dalam Sistem Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata). Peserta tidak hanya dibekali pemahaman teoritis, tetapi juga kemampuan implementatif di lapangan,” ujarnya.

Sementara itu, Brigjen TNI Parluhutan Marpaung, Kepala Badan Cadangan Nasional (Bacadnas) Kementerian Pertahanan RI, menyampaikan bahwa karakter bela negara tidak selalu dimulai dari hal besar, melainkan dari kedisiplinan dalam kehidupan sehari-hari, terutama di lingkungan keluarga.

“Titik awal bela negara dimulai dari tataran keluarga dengan memberikan contoh yang baik, seperti disiplin dan tanggung jawab yang dimulai dari hal kecil, yakni makan dan doa bersama,” ujarnya di hadapan para kader bela negara.

Ia juga menegaskan pentingnya penguatan wawasan kebangsaan melalui Sishankamrata, khususnya di tengah tantangan menurunnya nilai-nilai kebangsaan di masyarakat.

“Latihan dan penyegaran ini harus dibawa ke daerah masing-masing sebagai kader bela negara, untuk menanamkan kembali semangat cinta bangsa dan negara,” tegasnya.

Brigjen Parluhutan turut mengapresiasi seluruh peserta FKBN RI atas kekompakan dan dedikasi yang ditunjukkan, serta mendorong agar kegiatan bela negara terus disosialisasikan kepada generasi muda.

Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah tokoh dan perwakilan daerah, di antaranya Bakorwil FKBN Banten Radianto beserta staf khusus H. Mujiono, SH, Direktur Pertahanan FKBN Banten Miyono, Sekwil Raka, Bendahara Roy, serta perwakilan Bakorwil dari Lampung, Riau, Padang, Palembang, dan Jawa Barat. Hadir pula Bakorpus Angga, Sekretaris Sistama beserta jajaran staf.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut juga dilakukan Pelantikan Pimpinan Bakorwil FKBN Lampung. Di sela-sela kegiatan coffee break, terjalin komunikasi komprehensif antar pimpinan pusat dan daerah FKBN RI bersama para narasumber.

Materi pelatihan semakin lengkap dengan paparan bertema “Kepemimpinan dalam Konteks Bela Negara” yang disampaikan oleh Marsekal Muda TNI (Purn.) Dr. Siswo Pudjiatmoko, S.E., M.Si., yang mendapat antusiasme tinggi dari para peserta.

Pada kesempatan yang sama, Bakorwil FKBN Banten Radianto secara resmi menunjuk H. Mujiono, SH sebagai Komandan Kogaphan yang mewakili Provinsi Banten.

Dengan diselenggarakannya latihan perdana Kogaphan tahun 2026 ini, FKBN RI menegaskan komitmennya untuk terus membina dan memberdayakan potensi masyarakat dalam upaya bela negara, mendukung tugas TNI dan Polri, serta berkontribusi nyata dalam menjaga kedaulatan, keutuhan wilayah, dan keselamatan bangsa dan negara.

FKBN RI Gelar Diklat Penyegaran dan Pemantapan Komando Gabungan di Pusdikzi Bogor, Perkuat Sistem Pertahanan Negara

Kelola Dana Rp860 Triliun, Forum Jamsos Minta

FKBN RI Gelar Diklat Penyegaran dan Pemantapan Komando Gabungan di Pusdikzi Bogor, Perkuat Sistem Pertahanan Negara

KETUM PWMOI, Jusuf Rizal: Peringatan HPN Jangan

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *