#Ragam

Macet Horor di Tol Merak–Balaraja, MPI KNPI Banten Minta Polisi Tekan Operasi Truk Tambang

BANTEN, WartaGriya.Com – Kemacetan parah kembali menghantui pengguna Tol Merak–Balaraja. Setiap sore, mulai pukul 17.00 WIB, arus lalu lintas nyaris lumpuh akibat padatnya truk bermuatan tambang yang melintas bersamaan dengan jam pulang kerja masyarakat.

Pengguna jalan mengaku frustrasi karena waktu tempuh yang seharusnya singkat justru membengkak hingga empat kali lipat. Kondisi ini tak hanya menguras tenaga, tetapi juga meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas akibat kepadatan ekstrem.

Ketua MPI KNPI Banten, Ahmad Jayani, menyebut situasi tersebut sebagai bukti lemahnya pengawasan di lapangan. Ia menilai aturan pembatasan jam operasional truk tambang seolah diabaikan.

“Keputusan Gubernur sudah sangat jelas. Truk tambang hanya boleh melintas pada malam hingga dini hari. Kalau masih bebas melintas sore hari, berarti ada yang tidak berjalan,” ujarnya.

Ahmad Jayani meminta PJR Polda Banten meningkatkan intensitas patroli serta melakukan penindakan nyata terhadap truk tambang yang melanggar jam operasional dan kelebihan muatan.

Selain itu, ia juga mendorong adanya solusi jangka panjang, mulai dari penataan ulang jalur kendaraan berat hingga evaluasi kebijakan transportasi tambang di wilayah Banten.

“Kemacetan ini bukan sekadar soal jalan macet, tapi soal kualitas hidup masyarakat. Negara harus hadir dan memastikan aturan benar-benar ditegakkan,” pungkasnya.

Sebagai informasi, Keputusan Gubernur Banten Nomor 567 Tahun 2025 mengatur bahwa truk tambang hanya diperbolehkan melintas pukul 22.00 WIB hingga 05.00 WIB, serta wajib mematuhi batas muatan guna menjaga keselamatan dan infrastruktur jalan tol.

Macet Horor di Tol Merak–Balaraja, MPI KNPI Banten Minta Polisi Tekan Operasi Truk Tambang

Macet Horor di Tol Merak–Balaraja, MPI KNPI

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *