IndoBuildTech Bandung 2026 Resmi Digelar, Dorong Inovasi Industri Bangunan dan Arsitektur di Jawa Barat
BANDUNG, WartaGriya.Com – Pameran material bangunan, arsitektur, dan desain interior terbesar di Indonesia, IndoBuildTech Bandung 2026 resmi dibuka pada Rabu, 7 Mei 2026 di Sudirman Grand Ballroom dan akan berlangsung hingga 10 Mei 2026.
Kehadiran pameran ini menjadi langkah strategis dalam memperluas pasar industri konstruksi dan arsitektur di wilayah Jawa Barat yang terus berkembang pesat.
Prosesi opening ceremony dipimpin oleh Rafidi Iqra Muhammad selaku Direktur PT Debindo Global Expo serta dihadiri berbagai perwakilan pemerintah, asosiasi industri, komunitas profesional, hingga pelaku usaha di sektor konstruksi dan desain.
Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut dinilai menjadi simbol penting kolaborasi lintas sektor dalam mendorong pertumbuhan industri bangunan nasional.
Sebagai pameran berkonsep Business-to-Business (B2B), IndoBuildTech Bandung 2026 menghadirkan berbagai brand lokal maupun nasional yang menampilkan inovasi terbaru di bidang material bangunan, finishing, furnitur, lighting, smart home technology, hingga solusi konstruksi dan arsitektur modern.
Selain menjadi ajang promosi produk dan teknologi terkini, pameran ini juga membuka peluang kolaborasi strategis antar pelaku industri, memperluas jaringan bisnis, serta mempertemukan kebutuhan pasar dengan inovasi industri secara langsung.
Turut hadir dalam pembukaan pameran tersebut antara lain Indra Maha selaku Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi dan Pembangunan Provinsi Jawa Barat, Fristy Kusumastuti dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat, Meidy Mahardani dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Barat, Ronny Ahmad Nurdin selaku Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Bandung, Adrianto Santoso selaku Ketua Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Provinsi Jawa Barat, Hambali selaku Ketua Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Jawa Barat, Elvi Fadilah selaku Ketua Asosiasi Perusahaan Pracetak dan Prategang Indonesia (AP3I), Firmansyah selaku Ketua Ikatan Arsitek Lansekap Indonesia Jawa Barat, Yayan Rudiwan selaku Ketua INKINDO Jawa Barat, hingga Widiyomo Puntoadi selaku Ketua Umum IQSI.
Hadirkan Seminar hingga Business Matching
Tidak hanya menghadirkan pameran produk, IndoBuildTech Bandung 2026 juga menyelenggarakan berbagai program edukatif dan interaktif selama empat hari pelaksanaan.
Pengunjung dapat mengikuti seminar arsitektur, talkshow desain interior, business matching, hingga diskusi panel bersama praktisi dan para ahli industri.
Beberapa program unggulan yang menjadi perhatian di antaranya Seminar Peluang dan Tantangan Teknologi dari AP3I, Architectural Book Review oleh ICAN bersama IAI Jawa Barat, serta Designer Talks bersama HDII Jawa Barat.
Program-program tersebut dirancang untuk memberikan wawasan mengenai tren desain terkini, inovasi material bangunan, hingga perkembangan teknologi konstruksi modern yang semakin berkembang di Indonesia.
Selain itu, sejumlah peserta pameran juga menghadirkan demo produk, peluncuran inovasi terbaru, dan berbagai promo khusus guna memperkaya pengalaman pengunjung selama berada di area pameran.
Dorong Kolaborasi dan Pertumbuhan Industri Konstruksi

Dalam sambutannya, Rafidi Iqra Muhammad mengatakan IndoBuildTech hadir sebagai platform strategis yang mempertemukan pelaku industri dengan pasar secara langsung.
“IndoBuildTech hadir sebagai platform strategis yang mempertemukan pelaku industri dengan pasar secara langsung. Kami berharap pameran ini dapat menjadi katalis dalam mendorong inovasi, kolaborasi, serta pertumbuhan industri bahan bangunan dan arsitektur di Indonesia, khususnya di wilayah Jawa Barat,” ujarnya.
Ketua DPP PII Jawa Barat, Hambali, turut mengapresiasi penyelenggaraan IndoBuildTech di Bandung sebagai wadah strategis untuk menghadirkan informasi produk, jasa, dan teknologi terbaru di sektor konstruksi.
Menurutnya, pameran tersebut dapat memperluas kolaborasi antara arsitek, insinyur, dan pelaku industri dalam mendorong kemajuan sektor konstruksi nasional sekaligus memperkuat networking antar pelaku industri.
Sementara itu, Ketua HDII Jawa Barat berharap IndoBuildTech Bandung 2026 mampu menghadirkan warna baru bagi perkembangan industri interior dan arsitektur di Jawa Barat melalui berbagai inovasi dan tren desain terkini.
Ketua IAI Jawa Barat, Adrianto Santoso, juga menilai IndoBuildTech menjadi ruang berbagi ilmu, kolaborasi, dan pengembangan wawasan di bidang arsitektur yang penting untuk meningkatkan daya saing industri di tengah perkembangan global.
Di sisi lain, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Bandung, Ronny Ahmad Nurdin, menyebut pameran ini memiliki arti penting sebagai ruang temu berbagai pemangku kepentingan sektor konstruksi dan infrastruktur.
Ia berharap momentum tersebut dapat melahirkan berbagai inovasi untuk mendukung pembangunan infrastruktur berkelanjutan sekaligus memberikan dampak ekonomi yang luas bagi masyarakat.
Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi dan Pembangunan Provinsi Jawa Barat, Indra Maha, menambahkan IndoBuildTech Bandung 2026 diharapkan mampu menjadi momentum lahirnya berbagai inovasi dan teknologi baru yang mendukung kemajuan industri konstruksi, arsitektur, dan interior di Indonesia.
Perkuat Ekosistem Industri Konstruksi Nasional
Penyelenggaraan IndoBuildTech Bandung 2026 diharapkan menjadi bagian penting dalam memperkuat ekosistem industri konstruksi dan desain nasional melalui sinergi antara pelaku industri, asosiasi, pemerintah, dan masyarakat.
Melalui kolaborasi tersebut, pameran ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan bisnis, menghadirkan solusi inovatif, serta menjawab kebutuhan pembangunan masa kini dan masa depan. (***)
Pameran IndoBuildTech Bandung 2026 terbuka untuk umum dan pengunjung dapat melakukan registrasi secara gratis melalui situs resmi berikut:
Registrasi IndoBuildTech Bandung 2026
Informasi lengkap terkait agenda kegiatan dan peserta pameran dapat diakses melalui:
English 
























































































